Deskripsi Produk
| Nama Produk | Poros Cardan |
| Model Produk | SWC-I75A-335+40 |
| Bahan Utama | Baja 35CrMo atau 45# |
| Torsi Nominal | 500 mil laut |
| Panjang Normal | 335 mm |
| Kompensasi Panjang | 40 mm |
/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Standar atau Nonstandar: | Tidak standar |
|---|---|
| Lubang Poros: | 19-32 |
| Torsi: | >80 N.M |
| Contoh: |
US$ 10/Buah
1 Buah (Minimum Pemesanan) | Pesan Sampel |
|---|
| Kustomisasi: |
Tersedia
| Permintaan Khusus |
|---|
.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}
| Biaya Pengiriman:
Perkiraan biaya pengiriman per unit. |
tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman. |
|---|
| Metode Pembayaran: |
|
|---|---|
|
Pembayaran Awal Pembayaran Penuh |
| Mata uang: | US$ |
|---|
| Pengembalian & Penggantian Dana: | Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk. |
|---|

Bagaimana poros kardan menangani variasi panjang dan metode penyambungan?
Poros kardan dirancang untuk menangani variasi panjang dan metode penyambungan, sehingga memungkinkan fleksibilitas dalam pemasangan dan penggunaannya. Poros ini menggabungkan beberapa fitur dan mekanisme yang memungkinkan mereka untuk mengakomodasi berbagai panjang dan metode penyambungan. Mari kita jelajahi bagaimana poros kardan menangani variasi ini:
1. Desain Teleskopik:
– Poros kardan sering menggunakan desain teleskopik, yang terdiri dari beberapa bagian yang dapat digeser masuk dan keluar. Bagian-bagian ini memungkinkan penyesuaian panjang keseluruhan poros untuk mengakomodasi variasi jarak antara komponen penggerak dan yang digerakkan. Dengan cara memanjangkan poros, poros dapat diperpanjang atau ditarik sesuai kebutuhan, memastikan keselarasan dan transmisi daya yang tepat.
2. Slip Yoke:
– Slip yoke adalah komponen yang digunakan pada poros kardan yang memungkinkan pergerakan aksial. Komponen ini biasanya terletak di salah satu atau kedua ujung bagian teleskopik. Slip yoke menyediakan sambungan geser yang mengkompensasi perubahan panjang dan membantu menjaga keselarasan yang tepat antara komponen penggerak dan yang digerakkan. Ketika panjang poros perlu diubah, slip yoke akan bergeser di sepanjang poros, memungkinkan penyesuaian yang diperlukan tanpa mengganggu transmisi daya.
3. Sambungan Flensa:
– Poros kardan dapat menggunakan sambungan flensa untuk menghubungkan poros ke komponen penggerak dan yang digerakkan. Sambungan flensa memberikan koneksi yang aman dan kaku, memastikan transfer daya yang efisien. Flensa biasanya dibaut atau dilas ke poros dan komponen terkait, seperti transmisi, diferensial, atau gandar. Sambungan flensa memungkinkan pemasangan dan pelepasan poros kardan dengan mudah sambil mempertahankan stabilitas dan keselarasan.
4. Sambungan Universal:
– Sambungan universal, atau sambungan U, adalah komponen penting pada poros kardan yang memungkinkan ketidaksejajaran sudut antara komponen penggerak dan yang digerakkan. Sambungan ini terdiri dari rangka berbentuk silang dan bantalan jarum di setiap ujungnya. Sambungan universal memberikan fleksibilitas dan mengkompensasi variasi sudut dan keselarasan. Fleksibilitas ini memungkinkan poros kardan untuk menangani berbagai metode penyambungan, seperti penyambungan non-paralel atau offset, sambil mempertahankan transmisi daya yang efisien.
5. Sambungan Splin:
– Beberapa poros kardan menggunakan sambungan beralur (splined), di mana poros dan komponen penggerak/yang digerakkan memiliki profil beralur yang cocok. Sambungan beralur memberikan koneksi yang presisi dan aman yang memungkinkan transmisi torsi sekaligus mengakomodasi variasi panjang. Profil beralur memungkinkan poros untuk bergeser masuk dan keluar, menyesuaikan panjang sesuai kebutuhan sambil mempertahankan koneksi yang kuat.
6. Kustomisasi dan Desain yang Mudah Diadaptasi:
– Poros kardan dapat dikustomisasi dan dirancang untuk menangani variasi panjang dan metode penyambungan tertentu berdasarkan persyaratan aplikasi. Produsen menawarkan berbagai pilihan poros kardan dengan panjang, ukuran, dan konfigurasi penyambungan yang berbeda. Dengan berkolaborasi dengan produsen dan pemasok poros kardan, para insinyur dapat memilih atau merancang poros yang sesuai dengan kebutuhan spesifik sistem mereka, memastikan kinerja dan kompatibilitas yang optimal.
Singkatnya, poros kardan menangani variasi panjang dan metode penyambungan melalui desain teleskopik, sambungan geser, sambungan flensa, sambungan universal, sambungan beralur, dan desain yang dapat disesuaikan. Fitur-fitur ini memungkinkan poros untuk menyesuaikan panjangnya, mengkompensasi ketidaksejajaran, dan membangun sambungan yang aman sambil mempertahankan transmisi daya yang efisien. Dengan menggabungkan mekanisme ini, poros kardan menawarkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi dalam berbagai aplikasi di mana variasi panjang dan metode penyambungan yang berbeda ditemui.

Bagaimana poros kardan berkontribusi terhadap efisiensi penggerak dan distribusi daya kendaraan?
Poros kardan memainkan peran penting dalam efisiensi penggerak dan distribusi daya kendaraan. Poros ini memungkinkan transfer torsi dari mesin ke roda, sehingga memungkinkan transmisi daya yang efektif dan kinerja yang optimal. Berikut adalah bagaimana poros kardan berkontribusi pada efisiensi penggerak dan distribusi daya kendaraan:
1. Transmisi Torsi:
– Poros kardan bertanggung jawab untuk mentransmisikan torsi dari mesin atau sumber daya ke roda. Dengan mentransfer gaya rotasi secara efisien, poros kardan memungkinkan penggerakan dan pergerakan kendaraan. Desain dan konstruksi poros kardan memastikan kehilangan daya minimal selama transmisi torsi, sehingga berkontribusi pada efisiensi keseluruhan sistem penggerak.
2. Distribusi Daya:
– Pada kendaraan dengan beberapa poros atau roda, poros kardan mendistribusikan daya ke setiap poros atau roda, memastikan penyaluran daya yang seimbang. Hal ini memungkinkan peningkatan traksi, stabilitas, dan kontrol, terutama dalam situasi seperti akselerasi, menikung, atau berkendara di luar jalan raya. Dengan mendistribusikan daya secara merata, poros kardan mengoptimalkan pemanfaatan daya mesin yang tersedia dan berkontribusi pada efisiensi keseluruhan kendaraan.
3. Fleksibilitas dan Kompensasi Ketidaksejajaran:
– Poros kardan menawarkan fleksibilitas dan kemampuan untuk mengakomodasi ketidaksejajaran antara mesin, sistem penggerak, dan roda. Poros ini dapat menangani ketidaksejajaran sudut, pergeseran paralel, dan perpindahan aksial, memungkinkan transmisi daya yang lancar bahkan ketika komponen tidak sejajar sempurna. Fleksibilitas ini membantu mengurangi tekanan mekanis dan kehilangan energi yang disebabkan oleh ketidaksejajaran, sehingga meningkatkan efisiensi transfer daya.
4. Peredaman Getaran:
– Poros kardan dapat membantu meredam getaran yang ditransmisikan dari mesin atau komponen penggerak lainnya. Sambungan universal pada rakitan poros memungkinkan pergerakan sudut yang sedikit, yang membantu menyerap dan meredam getaran yang dihasilkan selama pengoperasian. Dengan mengurangi getaran, poros kardan berkontribusi pada distribusi daya yang lebih halus dan efisien, meningkatkan kinerja dan kenyamanan kendaraan secara keseluruhan.
5. Penurunan Berat Badan:
– Poros kardan, jika dibandingkan dengan sistem penggerak alternatif seperti rantai atau sabuk, dapat berkontribusi pada pengurangan bobot kendaraan. Penggunaan material ringan dan desain yang dioptimalkan membantu mengurangi bobot keseluruhan sistem penggerak. Pengurangan bobot meningkatkan efisiensi bahan bakar, karena lebih sedikit energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan. Kekompakan dan desain hemat ruang poros kardan juga memungkinkan pengemasan komponen penggerak yang lebih efisien.
6. Daya Tahan dan Keandalan:
– Poros kardan dirancang untuk menahan tuntutan penggerak kendaraan dan distribusi daya dalam jangka waktu yang lama. Poros ini direkayasa menggunakan material yang tahan lama dan menjalani pengujian ketat untuk memastikan keandalan dan umur pakainya. Dengan menyediakan solusi transmisi daya yang kuat dan andal, poros kardan berkontribusi pada efisiensi keseluruhan sistem penggerak dengan meminimalkan waktu henti dan kebutuhan perawatan.
Secara keseluruhan, poros kardan berkontribusi pada efisiensi penggerak kendaraan dan distribusi daya dengan secara efektif mentransmisikan torsi, menyeimbangkan distribusi daya, mengkompensasi ketidaksejajaran, meredam getaran, mengurangi bobot, dan memastikan daya tahan dan keandalan. Perannya dalam mengoptimalkan transfer daya dan meningkatkan kinerja kendaraan secara keseluruhan menjadikan poros kardan sebagai komponen integral dari sistem penggerak yang efisien.

Apa itu poros kardan dan bagaimana fungsinya pada kendaraan dan mesin?
Poros kardan, juga dikenal sebagai poros baling-baling atau poros penggerak, adalah komponen mekanis yang digunakan pada kendaraan dan mesin untuk mentransmisikan torsi dan daya putar antara dua titik yang tidak sejajar satu sama lain. Poros ini terdiri dari poros tubular dengan sambungan universal di setiap ujungnya, memungkinkan fleksibilitas dan mengakomodasi ketidaksejajaran antara komponen penggerak dan yang digerakkan. Poros kardan memainkan peran penting dalam mentransfer daya dari mesin atau sumber daya ke roda atau mesin yang digerakkan. Berikut cara kerjanya pada kendaraan dan mesin:
1. Transmisi Torsi:
– Pada kendaraan, poros kardan menghubungkan transmisi atau gearbox ke diferensial, yang kemudian mendistribusikan torsi ke roda. Ketika mesin menghasilkan daya putar, daya tersebut ditransmisikan melalui transmisi ke poros kardan. Sambungan universal di setiap ujung poros memungkinkan ketidaksejajaran sudut dan mengkompensasi variasi pada suspensi, pergerakan gandar, dan kondisi jalan. Saat poros kardan berputar, ia mentransfer torsi dari transmisi ke diferensial, sehingga memungkinkan penyaluran daya ke roda.
– Pada mesin, poros kardan memiliki fungsi serupa yaitu mentransmisikan torsi antara sumber daya dan komponen yang digerakkan. Misalnya, pada peralatan pertanian, poros kardan menghubungkan PTO (Power Take-Off) traktor ke berbagai alat seperti mesin pemotong rumput, mesin pengepak jerami, atau mesin pengolah tanah. Daya putar dari mesin traktor ditransfer melalui saluran penggerak PTO ke poros kardan, yang kemudian mentransmisikan torsi ke mesin yang digerakkan, sehingga memungkinkan pengoperasiannya.
2. Fleksibilitas dan Kompensasi:
– Desain poros kardan dengan sambungan universal memberikan fleksibilitas dan mengkompensasi ketidaksejajaran antara komponen penggerak dan yang digerakkan. Sambungan universal memungkinkan poros untuk menekuk dan berartikulasi sambil mempertahankan transmisi torsi yang kontinu. Fleksibilitas ini sangat penting pada kendaraan dan mesin di mana komponen penggerak dan yang digerakkan mungkin berada pada sudut atau posisi yang berbeda karena pergerakan suspensi, artikulasi gandar, atau medan yang tidak rata. Poros kardan menyerap variasi ini dan memastikan penyaluran daya yang lancar tanpa menyebabkan tekanan atau getaran yang berlebihan.
3. Penyeimbangan dan Pengendalian Getaran:
– Poros kardan juga berkontribusi pada keseimbangan dan pengendalian getaran pada kendaraan dan mesin. Putaran poros menghasilkan gaya sentrifugal, dan ketidakseimbangan apa pun dapat mengakibatkan getaran dan penurunan kinerja. Untuk mengimbangi hal ini, poros kardan dirancang dan diseimbangkan dengan cermat untuk meminimalkan getaran dan memberikan pengoperasian yang lancar. Selain itu, sambungan universal membantu menyerap getaran kecil dan mengurangi transmisinya ke kendaraan atau mesin.
4. Penyesuaian Panjang:
– Poros kardan menawarkan keunggulan panjang yang dapat disesuaikan, memungkinkan variasi jarak antara komponen penggerak dan yang digerakkan. Kemampuan penyesuaian ini sangat berguna pada kendaraan dan mesin dengan jarak sumbu roda yang dapat disesuaikan atau titik pemasangan yang bervariasi. Dengan menyesuaikan panjang poros kardan, sistem penggerak dapat berukuran dan diposisikan dengan tepat untuk mengakomodasi berbagai konfigurasi, sehingga memastikan efisiensi transmisi daya yang optimal.
5. Fitur Keamanan:
– Poros kardan pada kendaraan dan mesin sering kali dilengkapi fitur keselamatan untuk melindungi dari kegagalan mekanis. Fitur ini dapat mencakup pelindung atau pengaman untuk mencegah kontak dengan komponen yang berputar, seperti poros penggerak atau sambungan universal. Jika terjadi kegagalan sambungan atau gaya yang berlebihan, beberapa poros kardan juga dapat dilengkapi dengan pin geser atau pembatas torsi untuk mencegah kerusakan pada sistem penggerak dan melindungi komponen lain dari beban yang berlebihan.
Singkatnya, poros kardan adalah komponen berbentuk tabung dengan sambungan universal di setiap ujungnya yang digunakan untuk mentransmisikan torsi dan daya putar antara komponen penggerak dan yang digerakkan yang tidak sejajar. Poros kardan memberikan fleksibilitas, mengkompensasi ketidaksejajaran, dan memungkinkan transmisi torsi pada kendaraan dan mesin. Dengan mentransfer daya secara efisien, mengakomodasi variasi, dan menyeimbangkan getaran, poros kardan memainkan peran penting dalam memastikan operasi yang lancar dan andal dalam berbagai aplikasi.


Diedit oleh CX 2024-05-17